Sabtu, 04 September 2010
Beberapa fenomena terpopuler saat ini
Do you like this story?
| Salju Telah Turun Di Dataran Arab Sebagai Salah Satu Tanda Datangnya Hari Kiamat |
| Sebagimana diberitakan oleh TV Arab Saudi dan diberitakan kembali oleh Nuansa Pagi RCTI (Selasa, 15 Januari 2002), bahwa pada Hari Minggu, tanggal 13 January 2002, di Arab Saudi yang merupakan daerah gurun pasir yang sangat panas dimana matahari bersinar sepanjang hari, telah terjadi suatu fenomena alam yang langka, yaitu dengan turunnya salju dengan lebatnya. Tepatnya di darah Tabuk 1500 km dari Riyad (Ibukota Arab Saudi) ketebalan salju mencapai 20 cm, dan di Yordania suhu mencapi titik beku ( 0 derajat celcius). Ternyata tahun-tahun terakhir ini di Jazirah Arab yang notabenenya gurus pasir panas, turunnya salju ini telah sering terjadi, tetapi hal ini ditutup-tutupi atau tidak dipublikasikan secara luas. Ada apa gerangan dengan terjadinya fenomena alam tersebut?....... Bagi umat Islam yang telah memahami ajaran Islam, turunnya salju di arab saudi ini bukan merupakan hal yang aneh, karena hal ini telah diterangkan oleh Nabi Muhammad SAW 1400 tahun yang lalu. Ketika para sahabat menanyakan kepada Rasulallah SAW mengenai kapan datangnya hari kiamat. Rasulallah SAW menjawab, bahwa pengetahuan mengenai datangnya hari kiamat hanya ada pada sisi Allah SWT. Tetapi Allah SWT telah memberitahukan tanda-tandanya kepada Rasulallah SAW, antara lain sebagaimana diterangkan dalam salah satu Hadist Rasulallh SAW: "Hari Akhir tidak akan datang kepada kita sampai dataran Arab sekali lagi menjadi dataran berpadang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai (HR Muslim)" Artikel Terkait:Fenomena
4 Matahari Di CinaKemunculan 4 matahari di Cina menghebohkan ruang jagad maya. Baik itu di situs jejaring sosial maupun portal berita. Bahkan kehebohan tersebut semakin heboh, setelah ada yang mensuarkan fenomena 4 matahari sebagai tanda akan terjadinya kiamat. Saya tak mempercayainya, jika fenomena 4 matahari mengisbatkan akan kiamat. Namun bila fenomena itu adalah bentuk dari gejala alam yang langka dan bisa diidentifikasi secara ilmiah, saya tak meraguinya. Saya pun mencari kebenaran akan keberadaan fenomena 4 matahari tersebut. Nah, setelah saya menemukan informasi pencerahan, ternyata menurut pihak Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) bahwa memang benar adanya 4 matahari di Cina ini, dan fenomena itu sudah biasa terjadi. Bila dikaji secara ilmiah feneomena itu diakibatkan dari pembiasan cahaya matahari. Selain itu, diakibatkan pula oleh keadaan lapisan atas awan cyrus yang sangat dingin. Sehingga dari penyebab tersebut maka mucullah cahaya matahari di kanan dan di kiri, atau dalam istilah ilmu astronomi Sun Dog. Aneh gan, emank sekarang fenomena alam udah aneh2. Sekitar bulan Juni 2009 kemarin Jepang dikejutkan dengan adanya phenomena aneh yang terjadi saat turun hujan. Bukan air yang turun melainkan ikan yang bentuknya seperti kodok (curiganya siy berudu) Ini bentuk berudunya: Hewan ini memiliki panjang dengan diameter 5 cm berbentuk seperti ikan dan kodok, sejauh ini tidak ada yang dapat menjelaskan kenapa hal ini bisa terjadi. Beberapa orang menyebutkan ini merupakan phenomena langka yang pernah terjadi dijepang dan mereka menyebutnya "binatang hujan" yang diakibatkan perubahan cuaca yang tidak menentu dinegara sakura ini, bagian metereologi Jepang juga tidak dapat menjelaskan apa penyebab terjadinya hal tersebut. Kodok berserakkan di jalan Kodok2 yang jatuh di atas mobil Hujan ikan seperti kodok ini terjadi di beberapa kota yaitu: Taiwa, Nakanoto, Asahi dan Kuki Selain hujan kodok di Jepang, pernah juga terjadi hujan ikan di Honduras (kalo yang ini asik gan bisa dibakar Hujan ikan di Honduran Folklore adalah hal biasa. Terjadi di Departamento de Yoro antara bulan-bulan Mei dan Juli. Para saksi menyatakan fenomena ini dimulai dengan munculnya awan hitam di langit yang diikuti oleh petir, angin kuat, dan hujan lebat selama 2 hingga 3 jam. Saat hujan berhenti itulah, ratusan ikan yang masih hidup dapat ditemukan di atas tanah. Orang-orang akan mulai memungutinya dan memasaknya di rumah. Sejak 1998 festival yang diberi nama "Festival de la Lluvia de Peces" atau "Rain of Fish Festival" dirayakan tiap tahunnyadi kota Yoro, Departamento de Yoro, Honduras. |

This post was written by: Franklin Manuel
Franklin Manuel is a professional blogger, web designer and front end web developer. Follow him on Twitter
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 Responses to “Beberapa fenomena terpopuler saat ini”
Posting Komentar